Anak susah makan

Write By: admin Published In: ROOT Created Date: 2017-02-02 Hits: 70 Comment: 0

Tips mengatasi anak susah makan dan bagaimana cara menghadapinya

Ketika acara kumpul keluarga atau ketemu teman/sahabat. Sedang membicarakan topik seputar anak, tiba-tiba ada yang bilang, "Anak kamu kurus banget", " Anak kamu kaya tengkorak hidup", "Anak kamu kekurangan gizi ya" dan masih banyak komentar orang yang lainnya, dan tentu hal itu membuat kita merasa sebagai ibu yang badly.

Jujur saja pasti kita ingin menjadi ibu yang terbaik untuk anak kita, termasuk menjaga pola makan anak agar tetap sehat. Anak terlihat gemuk adalah salah satu cara yang menunjukan anak sehat. Biasanya anak yang usia antara 2-3 tahun membutuhkan 1.000 kalori sampai 1.4000 kalori dan 4-8 tahun 1.400 kalori sampai 1.600 kalori. Terbesitlah pertanyaan dibenak kita,"Apakah kalori anak kita kurang terpenuhi?"

Jawabannya belum tentu. Karena menyenangkan jika hormon ghrelin(menambah nafsu makan) anak kita tinggi. Tapi bagaimana jika hormon leptin(penurun nafsu makan) yang tinggi? Itu masalah pasti untuk kita.

Apa sih yang telah membuat anak tidak nafsu makan atau nafsu makannya menurun? Inilah penyebabnya.

1. Sedang tidak enak badan. Pastinya setiap orang yang sedang sakit baik itu orang dewasa maupun anak-anak ketika sedang sakit tidak nafsu makan.

2. Gigi si baby sedang tumbuh.

3. Sebelum makan, malah makan cemilan. Hal ini pasti membuat buah hati sudah kenyang dan menolak makan.

4. Jadwal makan yang berantakan/tidak menentu.

5. Jenis makanan yang membosankan dan kurang bervariasi. Akan lebih baik jika kita menjadi seorang ibu yang kreatif dengan menyediakan berbagai menu makanan untuk si kecil.

6. Porsi makanan yang segunung/berlebihan.

7. Alergi suatu makanan tertentu.

8. Sedang dalam masa aktif jadi anak tidak peduli dengan perut kecilnya.

9. Saat makan adalah waktu paling menyeramkan menurut anak. Karena paksaan.

Jangan sampai memaksakan si kecil makan dengan pukulan. Apalagi menakuti-takuti dengan suatu kayu atau sapu jika anak tidak mau makan. JANGAN!! Tindakan seperti itu seperti sedang menghakimi/menghukum anak. "Tapi kalau tidak dipaksa dia tidak mau makan?Terus gimana caranya?"

Ada beberapa cara yang dapat membuat/meningkatkan nafsu makan si buah hati, yaitu dengan cara:

1. Jangan memaksa apalagi dengan kekerasan. Bujuklah si anak dengan lembut. Apabila Anda mengomel maka si kecil akan merasa jam makan seperti sebuah hukuman, bukan acara makan yang menyenangkan.

2. Jadilah kreatif, dengan sulap makanan menjadi cantik dan menarik untuk dimakan.

3. Aroma makanan yang memikat penciuman si kecil

4. Minum saat makan boleh, tapi dibatasi. Hindari minum minuman manis pada saat jam makan seperti teh manis.

5. Ajak anak ketika Anda sedang membuat makanan.

6. Tanamkan perilaku tata cara makan yang baik. Andalah sebagai contoh bagi anak anda. Contoh makan tidak boleh sambil berjalan. Jadi si kecil tahu pada saat jam makan, makan sebaiknya di meja makan. Setelah selesai, baru boleh main lagi.

7. Mengajak anak bermain dengan bereksperimen dengan makanan.

8. Isi perut anak dengan camilan sehat dan menarik. Ini sebagai selingan ketika sudah selesai makan.

9. Reward/penghargaan untuk anak agar bisa semangat saat makan. Misalnya, anda bisa memulai dari hal kecil, seperti memberikan pujian terhadap anak.

10. Berikan pada anak si pahit temulawak. Temulawak merupakan ramuan tradisional yang terkenal ampuh untuk meningkatkan atau membuat anak nafsu makan. Jika menurut anda itu terlalu pahit, anda bisa berikan suplemen nafsu makan.

11. Biarkan anak memilih makanan favorit. Anak pasti punya selera tersendiri. Namun anda tidak harus menuruti semua menu makanan yang diinginkan anak. Anda dapat mix dengan sayur-sayuran yang dipotong kecil-kecil. Misalnya si kecil tidak suka sayur tapi suka makan makaroni, anda bisa buat macaroni schotel dengan wortel yang dipotong kecil-kecil.

 

Itulah beberapa saran meningkatkan nafsu makan pada anak. Cara itu semua terlihat mudah bukan? Kata-kata dan saran memang terlihat mudah, sedangkan menjalankannya pasti sulit. Tapi jika kita ada tekad keras untuk membuat buah hati kita menjadi lebih baik lagi, itu semua tidak sulit bukan?

Leave A Comment

Captcha