Kenali cara Anda mendidik anak

Write By: admin Published In: Dunia Anak Created Date: 2016-05-16 Hits: 139 Comment: 0

Bagaimana cara mendidik anak yang baik dan benar? Hal ini yang seringkali ditanyakan oleh para orang tua pada saat menghadapi masalah dengan anak. Sebelumnya Anda harus mengenali tipe-tipe pola asuh. Yuk temukan yang mana tipe pola asuh kita sehingga kita dapat menjadi orangtua yang lebih baik lagi

Sebagai orangtua, kita ingin mendidik anak kita menjadi pribadi yang baik dan mempunyai masa depan yang sukses.

Namun, apakah Anda pernah bertanya pada diri Anda sendiri tentang bagaimana karakter anak anda? atau pernahkah anda bertanya pada diri anda sendiri penyebab karakter buruk anak anda?

Karakter adalah sifat / watak / tabiat /kepribadian pada anak. Kepribadian anak ini sebetulnya bawaan dari lahir, yang akan semakin melekat kuat dengan adanya pembiasaan-pembiasaan dalam pola asuh anak. Singkatnya, pembentukan karakter ini walaupun sudah bawaan lahir, akan dipengaruhi oleh pola asuh yang diterimanya sejak kecil, walaupun juga dipengaruhi oleh lingkungan sekitar dan bagaimana anak merespon lingkungan sekitarnya. Baik atau buruknya karakter pada anak bergantung dari cara pola asuh orangtua sendiri yang mendidiknya sejak kecil. Robert Fulghum berkata, “jangan mengkhawatirkan bahwa anak-anak tidak mendengarkan anda, khawatir lah bahwa mereka selalu mengamati anda.”

Jadi karakter anak anda yang baik ataupun buruk, sebagian besar bergantung pada lingkungan dan pola asuh anda sebagai orang tua. Anak-anak akan belajar dari apa yang mereka alami.

Perhatikan lah karakter anak anda, menurut pernyataan dibawah ini.

a.    Jika anak anda hidup dalam lingkungan kritis,maka anak anda akan belajar untuk menghukum atau menyalahkan.

b.    Jika anak anda hidup dalam lingkungan permusuhan, maka anak anda akan belajar untuk bertarung.

c.    Jika anak anda hidup dalam lingkungan penuh ejekan, maka anak anda akan belajar untuk menjadi pemalu.

d.    Jika anak anda hidup dalam rasa malu, maka anak anda aka belajar kelembutan.

e.    Jika anak anda hidup dalam lingkungan toleransi, maka anak anda akan belajar untuk bersabar.

f.     Jika anak anda hidup penuh dengan dorongan semangat, maka anak anda akan belajar percaya diri.

g.    Jika anak anda hidup penuh dengan lingkungan pujian, maka anak anda akan belajar menghargai.

h.    Jika anak anda hidup dalam lingkungan kejujuran dan kebenaran,maka anak anda akan belajar keadilan.

i.      Jika anak anda hidup dalam lingkungan rasa aman, maka anak anda akan belajar untuk mendapatkan kepercayaan.

j.      Jika anak anda hidup dalam lingkungan persetujuan,maka anak anda aka belajar percaya diri.

k.    Jika anak anda hidup dalam lingkungan persahabatan, maka anak anda akan belajar untuk mencari cinta di dunia.

 

Dalam mendidik anak orangtua ataupun keluargalah yang menanamkan benih-benih kepribadian pada anak. Berikut ini adalah tipe-tipe pola asuh orangtua terhadap anak.

1.    Permisif
Tipe pola asuh dimana orangtua memberikan kebebasaan terhadap anaknya sebebas-bebas mungkin tanpa memberikan batasan ataupun tanggungjawab. Biasanya orangtua yang memiliki tipe ini sibuk dengan pekerjaannya dan anak pun yang mengalami ini akan merasakan kesepian atau kurang diperhatikan.

2.  Otoriter
Otoriter biasa disebut sebagai mau memang sendiri atau mengikuti keinginan sendiri. Jadi tipe pola asuh orangtua ini adalah dimana keinginan atau perintah orangtua HARUS dituruti anak tanpa pengecualian dan anak pun tidak bisa mengeluarkan pendapat apapun, semuanya ada ditangan orangtua.

3. Appeasers
Pola asuh dimana orangtua sangat mengkhawatirkan anaknya(overprotective). Misalnya, orangtua yang melarang anaknya untuk camping karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

4. Demokratis
Tipe pola asuh ini lebih baik, karena orangtua dan anak bersikap friendly dimana orangtua dan anak mau bertukar pikiran dan mau memahami satu sama lain.

Sebagian besar anak yang tumbuh di keluarga harmonis, cenderung akan tumbuh menjadi anak yang memiliki karakter yang baik, namun anak yang tumbuh di keluarga tidak harmonis (brokenhome), yang otoriter, appeasers, atau overprotective sebagian besar akan menjadi anak yang memiliki karakter yang menyimpang. Walaupun hal ini tidak selalu pasti benar, namun peran orangtua sangatlah penting. Orangtua harus membina hubungan yang baik dengan anak.

Jadi kepribadian pada anak dibentuk oleh orangtua itu sendiri. Maka dari itu sebaiknya kita sebagai orangtua harus bercermin. Jangan menganggap anda benar lalu anak anda salah, karena terkadang sebagai orangtua, kita pernah melakukan kesalahan bukan?

Tags:

Leave A Comment

Captcha