Tipe-tipe anak dalam pergaulan

Write By: admin Published In: Dunia Anak Created Date: 2018-11-27 Hits: 111 Comment: 0

Tipe-tipe anak dalam pergaulan. Anak Moms termasuk tipe yang mana?

Memasuki masa-masa sekolah, Anak akan menemukan teman-teman baru dengan karakter yang berbeda-beda. Kadang bertemu dengan teman atau lingkungan sekolah, membuat anak menjadi sosok atau pribadi tertentu. Bagaimana dengan anak Moms?  Termasuk tipe anak yang manakah dalam berteman?

Berikut ini tipe-tipe anak dalam pergaulan :

  1. Anak Suka menganggu

Ketika mendapatkan laporan dari guru anak Moms yang sering menganggu temannya, pasti kita langsung membela anak secara spontan. Menganggap bahwa anak-anak memang terbiasa bertengkar. Padahal anak yang suka menggangu temannya, akan memiliki sedikit teman.

Faktanya, setiap anak berpotensi menjadi si penganggu, tak terkecuali anak Anda. Jika sudah mendapatkan teguran dari guru, cobalah tanya sama anak Anda mengenai perilaku yang dilaporkan gurunya.

Hal pertama untuk mencari kebenarannya adalah dengan mendengarkan anak Anda bercerita. Dengarkan sampai anak selesai bercerita. Jika memang anak Moms si penganggu. Maka alangkah baiknya jangan langsung menyalahkannya. Tapi bicaralah dan buatlah pengertian pada anak bagaimana posisi anak lain yang Ia ganggu.

 

  1. Anak Yang berusaha tampil keren

Pada umumnya, anak menginjak masa pubertas akan mulai mengkhawatirkan penampilannya. Misalnya saja, anak Anda berusia 11 tahun, meminta dibelikan baju branded ataupun sepatu yang sedang ngetren karena teman-temannya memakainya juga.

Sebagai orangtua pasti kita ingin membelikannya, tapi berapa banyak yang Moms harus keluarkan untuk memenuhi keinginannya?

Untuk itu, sebaiknya Moms boleh membelikan apa yang diinginkan anak sekali-kali. tapi cobalah jelaskan pada anak apakah penampilannya itu sesuai dengan dirinya?

 

  1. Anak Yang Suka mengamati

Misalnya anak Anda berusia 10 tahun, memberitahu Anda jika teman-temannya sering menjahili teman barunya. Sebagai orangtua kita pasti berharap anak bisa membela teman barunya. Tapi nyatanya, yang sering kita khawatirkan adalah anak Anda menjadi target kenakalan berikutnya. Atau bisa jadi anak kitalah yang akan menjadi si jahil?

Pahamilah Moms, ini merupakan tanda bahwa anak Moms adalah tipe anak pengamat. Menurut professor psikologi dari University Of Ottawa, Tracy Vaillancourt Ph.D, mengungkapkan bahwa “anak tipe pengamat sebenarnya bisa membawa perubahaan baik untuk teman ataupun lingkungan sekitarnya.”

Solusinya, cobalah jelaskan pada anak setiap cerita yang Ia ceritakan. Jelaskan mana yang benar dan tidak benar. Hal ini dapat membuahkan pengertian pada anak

 

  1. Anak yang suka menyendiri

Misalnya, anak Moms suka bermain bola sendirian. Anak juga suka bermain ditempat yang sepi. Anak yang bertipe penyendiri suka merasa rishi dan tidak nyaman ditengah kerumunan. Padahal kita tahu anak sangat membutuhkan pertemanan.

Lantas kita harus bagaimana jika anak kita tipe penyendiri?

Biarkanlah anak berekspresi sesuai dengan keinginannya. Jangan dipaksakan untuk berteman. Teman anak penyendiri adalah orangtua dan keluarganya. Bangunlah relasi yang lebih akrab lagi agar anak tidak merasa kesepian. Juga sesekali berikanlah pemahaman bahwa berteman itu penting dan asik pada anak. lambat laun pasti anak akan menemukan teman yang cocok untuknya.

 

  1. Anak yang suka humor

Jika anak Moms suka sekali bercanda, bisa jadi anak Moms adalah si Humor. Faktanya. Anak yang suka humor dapat meningkatkan kecerdasannya loh Moms! hal ini dikemukakan oleh seorang psikolog dan peneliti humor dari San Diego State University, yang mengungkapkan bahwa humor berhubungan erat dengan kecerdasan, kreativitas, kemampua empati, rasa percaya diri dan lainnya. Dari segi kesehatan juga humor dapat menjaga keseimbangan kesehatan mental dan fisik anak Moms.

 

Kalau anak Moms masuk yang mana?

Leave A Comment

Captcha